Sunday, May 24, 2026

It's About You, My Beloved Son...

 




Postingan lamaku
di Facebook. Berhubung anak lanang minggu ini gak pulang karena ada kegiatan kampus, jadi ingat deh, mbuka-buka memori. Ya, selain kuliah dengan banyak tugas, anakku satu ini memang aktif di kegiatan kampus, ya organisasi, pun olah raga. Enjoy ya Nak, sehat2, terus rajin sholat dan ngajinya, jadi anak sholeh, lancar kuliah dan kegiatanmu, insyaallah sukses dan bermanfaat untuk sesama. Aamiin yaa robbal aalamiin...

6 Agustus 2023:

Yes, hidup itu pilihan...

Anak lanangku tahun ini mulai kuliah. Dia diterima via SNBT di Teknik Elektro UPI Bandung, dan jalur mandiri di Teknik Sipil dan Lingkungan IPB Bogor. Kami mendiskusikannya bertiga, sampai jelentrehke mata kuliah masing-masing jurusan, hingga prospek kerja ke depannya... akhirnya anakku minta aku mengizinkannya untuk memilih IPB, dan memang dari awal dia lebih ingin di IPB.
Of course yeeesss... I'm ready to be with you, with your choice, it's our choice, my beloved son... 💙
Bismillahirrohmanirrohim... Melangkahlah sayangku, Mama berdoa engkau selalu sehat, bisa menjalani kuliahmu dengan baik, aman, lancar, berprestasi, dan sukses, pun kelak mendapatkan pekerjaan yang baik, berkah dan bermanfaat untuk sesama...
Aamiin yaa robbal'aalamiin...
Ada rasa haru saat kau bilang, Ma Bogor 'kan gak jauh, jadi Adik tetap dekat Mama, bisa sering pulang. I love you, Gus ❤️
Mengantarkanmu ke kampus, jelas teringat beberapa puluh tahun yang lalu. Mamanya pun punya jaket almamater yang sama...





Idul Adha, Idul Fitri, Lebaran nan Tak Lagi Sama...





Menjelang Idul Adha, sangat terekam kebersamaan denganmu, tentu sayang... Kita biasanya berkurban bergantian, dan merayakannya sebisa mungkin sambil pulang ke Kudus. Namun kini, sangaaat berbeda, semua terasa biasa saja, tak ingin apa-apa, tak hendak memasak makanan kesukaanmu, pun tak 'kan menemanimu membakar sate lagi...

Ini saat terkenang Idul Fitri kemarin:

Di saat orang lain sedang sibuk menyiapkan segalanya 'tuk menyambut hari raya, namun di rumah impian kita, aku justru sibuk teringat padamu, sesekali masih sambil menangis tertahan.

Saat takbir berkumandang, bukan ku tak bahagia, ku tetap bersyukur atas limpahan karunia Illahi Rabbi, namun lebaran tak lagi sama, terutama bagi orang yang telah kehilangan sosok tercinta sepertiku, di saat inilah, rasa sedih atas ketakbersamaan semakin besar.
Yaaa... lebaran tak lagi sama dan benar-benar berbeda, bukan hanya karena dirimu sudah tak ada di sisiku, namun kini kusadar, tak ada lagi foto lengkap kita berempat dengan anak-anak, kini tempatmu kosong.
Terkadang rasa sunyi menyelimuti keramaian, terbersit rasa iri melihat orang-orang bersama pasangannya, sedangkan aku hanya bisa merindukanmu yang nun jauh di sana. Hatiku pasti teriris kala memandang saudara-saudara sibuk berfoto dengan pasangan dan keluarga lengkap mereka, kumenyadari bahwa aku sudah tak punya kesempatan itu lagi
Yang juga menyakitkan bukan hanya kehilanganmu, kini aku harus terbiasa merenda asa sendiri, semua tanpamu.
Selamat Idulfitri kekasih hatiku, meski separuh hatiku telah ikut pergi bersamamu, ku 'kan tetap berupaya kuat 'tuk berdiri menemani anak-anak kita. Setiap lebaran nanti, ku 'kan terus mengenangmu, pun mencarimu di antara bahagia hari raya, serasa kamu menemaniku di sampingku.
Bismillah... Ya Allah, insyaallah aku kuat🤲😭❤️💙💖






It's About You, My Beloved Son...

  Postingan lamaku di Facebook. Berhubung anak lanang minggu ini gak pulang karena ada kegiatan kampus, jadi ingat deh, mbuka-buka memori. Y...